08 August, 2009

PUISI AKHIR WS RENDRA




WS Rendra tetap berkarya meskipun dirawat di hospital kerana sakit jantung koroner. Puisi terakhir Rendra menyentuh soal keagamaan yang mendalam, yang mengisyaratkan kecintaan kepada Allah s.w.t.



“Tuhan, aku cinta padamu…” itulah puisi yang tak diberikan jodol itu. Puisi terakhir ini ditulis Rendra pada 31 Julai di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Jakarta.



Teks puisi bertulis tangan itu dipamerkan di Bengkel Teater, Citayam, Depok pada Jumaat 7hb Ogos 2009.

Berikut teks puisi tersebut:

Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Rendra
31 July 2009
Mitra Keluarga

Takziah atas pemergian penyair agung Nusantara bernama WS Rendra, seorang tokoh sasterawan reformis dunia Melayu. Beliau meninggal semalam di Jakarta semasa menjalani pembedahan pintasan jantung. Rendra dilahirkan pada 07 November 1935 di Solo, Jawa Tengah.



No comments: